
Media kara news. SIDRAP – Rabu( 22/juli/2026 Program Gercep merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah.

Kegiatan ini disusun berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN -PK serta kondisi kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Rappang, yang menunjukkan masih tingginya kasus penyakit gigi, sehingga diperlukan edukasi sejak usia dini sebagai langkah pencegahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut.

Selanjutnya, siswa memperoleh edukasi mengenai fungsi gigi, penyebab gigi berlubang, pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, waktu yang tepat menyikat gigi, serta kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu mencegah kerusakan gigi.
untuk memperkuat Pemahaman siswa, materi dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik menyikat gigi menggunakan model gigi.
Metode ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktekkan teknik menyikat gigi yang benar secara langsung sehingga materi yang diperoleh lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif, siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari penyampaian materi, praktik menyikat gigi, hingga kuis edukatif yang diselenggarakan sebagai sarana memperkuat pemahaman peserta. Pada akhir kegiatan, dilakukan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa juga menyerahkan leaflet edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada pihak sekolah.
Leaflet tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang digunakan guru untuk terus mengingatkan dan membimbing siswa dalam menekan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut setelah pelaksanaan KKN -PK berakhir.
“Melalui GERCEP,saya ingin Anak -anak memahami bahwa menjaga kesehatan gigi merupakan kebiasaan yang perlu dimulai sejak dini.
Saya berharap mereka dapat menerapkan kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, mengurangi konsumsi makanan manis, dan lebih peduli terhadap kesehatan gigi agar terhindar dari gigi berlubang,”ujarnya Mahasiswa program Studi pendidikan Dokter Gigi Universitas Hasanudin.(Tmr-Un)
