
Media kara news. SIDRAP -22/JULI/2026 Mahasiswa kuliah kerja nyata profesi kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Fakultas kedokteran Gigi Universitas Hasanudin.
Melaksanakan program kerja”Peningkatan Derajat kesehatan Gigi dan mulut melalui penyuluhan dan praktik Menyikat Gigi pada siswa di UPT SD Negeri 9 Pangkajene dan UPT SD Negeri 12 Pangkajene.

” Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 18,21,22 juli 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Program kerja ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pangkajene. Data menunjukkan bahwa pulpilt dan persistensi gigi sulung masih menjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah.
Kondisi tersebut mencerminkan masih rendahnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut serta pentingnya memahami proses penggantian gigi.

Apabila tidak ditangani sejak dini, kedua kondisi tersebut dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius, seperti gangguan pertumbuhan gigi permanen maloklusi, hingga penurunan kualitas hidup anak.
Melalui Kegiatan ini, siswa kelas III dan VI diberikan edukasi mengenai fungsi gigi dan mulut, pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut, makanan yang baik dan kurang baik bagi kesehatan gigi, proses penggantian gigi, serta cara mengenali masalah kesehatan gigi seperti karies dan persistensi gigi sulung.
Materi disampaikan menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga peserta dapat mengikuti penyuluhan secara aktif dan interaktif.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi teknik Menyikat gigi yang baik dan benar menggunakan typodont, kemudian dilanjutkan dengan praktek menyikat gigi bersama.
Melalui praktik secara langsung.siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknik Menyikat gigi yang tepat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut.
sebagai bentuk evaluasi, peserta terlebih dahulu mengerjakan Pre-test sebelum penyuluhan dimulai dan post-test setelah seluruh rangkaian .kegiatan selesai Evaluasi ini bertujuan
Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan sekaligus mengukur peningkatan pengetahuan setelah mengikut
kegiatan edukasi.
Hasil edukasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta langkah -langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit gigi sejak dini.
pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi perlu dimulai sejak anak masih berada di bangku sekolah dasar karena pada usia tersebut mereka sedang mengalami masa pengantian gigi menuju gigi permanen.
Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sehingga anak mampu menjaga kesehatan gigi secara mandiri dan mengurangi resiko terjadinya kerang pulpilt maupun gangguan pertumbuhan gigi di kemudian hari.(Tmr-Un)
