
Media kara news . SIDRAP – Dalam upaya meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 69 menyelenggarakan program kerja individu,
“TANGGUH: Tolak Narkoba, Gapai Generasi Unggul dan Berhasil” pada Senin, 27 Juli 2026, di SDN 6 Amparita, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program kerja yang dilaksanakan oleh Lovely Immanuela Dalipang Sumule, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menyasar siswa kelas V dan VI SDN 6 Amparita sebagai kelompok sasaran.
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba, bahaya penyalahgunaan zat adiktif, serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan sejak usia dini.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan zat berbahaya yang kerap dijumpai di lingkungan sekitar, seperti lem dan bensin.

Kegiatan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah
kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang ditemukan di masyarakat selama pelaksanaan KKN.”Saya mengangkat program kerja ini berdasarkan informasi yang saya peroleh dari pihak puskesmas dan warga sekitar bahwa masih ditemukan anak-anak yang menyalahgunakan zat berbahaya, seperti menghirup lem dan bensin.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan masa depan mereka. Melalui program TANGGUH, saya berharap siswa dapat memperoleh pemahaman sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan zat sehingga mampu melindungi diri, membuat pilihan yang sehat, dan tumbuh menjadi generasi yang unggul serta berprestasi,
” ujar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.Para siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi selama sesi berlangsung. Melalui program TANGGUH, diharapkan pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba dan penyalahgunaan zat berbahaya
semakin meningkat sehingga mereka mampu menerapkan perilaku hidup sehat, berani menolak ajakan negatif, serta menjadi generasi yang tangguh dalam menjaga diri dan lingkungannya dari ancaman penyalahgunaan narkoba.(Tmr-Un)
