
Media kara. SIDRAP,24 JULI 2026 – Mahasiswa kuliah kerja nyata profesi kesehatan (KKN- PK) Fakultas Kesehatan. Masyarakat. Universitas Hasanudin Melaksanakan program kerja ” LENTERA ( Langkah Edukasi Terpadu Anti Narkoba)” di SMAN 1 Sidrap, kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini . Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Polsek panca Rijang sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada siswa dan siswi.
Program LENTERA disusun sebagai respon terhadap meningkatnya perhatian penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang berpotensi mengancam kesehatan, prestasi belajar, serta masa depan generasi muda.
Masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan pergaulan sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi yang tepat agar peserta didik memiliki pengetahuan, sikat,dan kemampuan dalam menolak penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, siswa dan siswi memperoleh materi mengenai pengertian narkoba, dampak penggunaan narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, sosial, dan hukum, serta berbagai strategi pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, narasumber dari Polsek panca Rijang turut memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum penyalahgunaan narkoba serta mengajak peserta untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi, video edukasi, serta sesi diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah.
Antusiasme siwa terlihat dari partisipasi aktif dalam menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menyampaikan pendapat mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, peserta mengerjakan Pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah seluruh materi selesai disampaikan untuk mengukur peningkatan pengetahuan mengenai bahaya narkoba.
Selain itu, leaflet edukasi dibagikan kepada seluruh peserta sebagai media informasi yang dapat dipelajari kembali secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
Melalui Program LENTERA, diharapkan siswa dan siswi SMAN 1 Sidrap memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, mampu mengenali faktor – faktor. risikonya, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, aparat penegak hukum,dan masyarakat.(Tmr-Un)
