
Media kara news. SIDRAP – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin pesat memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan, termasuk di bidang pendidikan.
Namun, di balik beragam manfaat tersebut, pemanfaatan AI juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami, khususnya oleh generasi muda sebagai pengguna teknologi yang semakin aktif.

Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Sidrap memberikan pembelajaran dan edukasi “Paham AI” kepada ratusan siswa/wi di wilayah Kabupaten Sidrap. “Kami telah berkunjung ke 4 (empat) sekolah menengah atas dan sebanyak 220 siswa/wi telah kami bekali terkait paham AI.
Mereka tidak hanya diperkenalkan pada berbagai manfaat AI, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai potensi risiko serta pentingnya menggunakan teknologi secara bijak, aman dan bertanggung jawab. Ujar IPDA Anas selaku trainer paham AI Polres Sidrap.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa AI dapat menjadi sarana yang sangat membantu dalam proses pembelajaran. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencari referensi, membantu memahami materi pelajaran, mengembangkan ide kreatif hingga mendukung berbagai aktivitas positif lainnya.
Namun demikian, penggunaan AI tetap membutuhkan kemampuan berpikir kritis dari penggunanya. Informasi yang dihasilkan teknologi tidak serta-merta dapat dianggap selalu benar sehingga siswa perlu melakukan pengecekan dan membandingkan informasi dengan sumber yang dapat dipercaya.
“AI memberikan banyak manfaat, khususnya bagi dunia pendidikan. Namun, teknologi ini harus digunakan secara bijak.

Kami ingin generasi muda memahami manfaat sekaligus risiko AI agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan teknologi,” lanjutnyaIa juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar dan mengembangkan kreativitas, bukan sebagai sarana untuk menggantikan proses berpikir dan belajar secara mandiri.
“Gunakan AI untuk belajar, berkarya dan meningkatkan kemampuan. Jangan sampai teknologi yang seharusnya membantu justru digunakan untuk menyebarkan hoaks, melakukan penipuan, perundungan, atau tindakan lain yang melanggar hukum,” tegasnya.
Polres Sidrap berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan lingkungan pendidikan dan generasi muda, melalui kegiatan tersebut Polres Sidrap juga menyiapkan sertifikat “Paham AI” bagi siswa yang dinyatakan lulus.(Tmr-Darwin Sire)
