
Media kara news. PAREPARE – Di tengah semangat membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing, Wali Kota Parepare Tasming Hamid kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui langkah strategis pengembangan sektor UMKM.
Tidak sekadar menyediakan ruang usaha, Pemerintah Kota Parepare kini mengarahkan pembinaan UMKM menuju sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Langkah tersebut ditandai dengan penataan Pojok UMKM yang selama ini dikenal sebagai salah satu etalase produk unggulan daerah. Namun lebih dari sekadar penataan fisik, pemerintah telah menyiapkan konsep yang lebih besar, yakni membangun pusat pembinaan UMKM yang mampu melahirkan pelaku usaha yang lebih kuat, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi modern.
Pemerintah Kota Parepare menegaskan bahwa perhatian terhadap UMKM tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, fungsi inkubator UMKM akan diperkuat melalui pemanfaatan fasilitas pemerintah yang lebih representatif dan memiliki ruang pengembangan yang lebih luas.
Balai Ainun Habibie kini diproyeksikan menjadi pusat inkubator UMKM dan ruang pengembangan komunitas binaan Pemerintah Kota Parepare.
Di tempat inilah nantinya berbagai program pelatihan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan produk, pemasaran digital, hingga kolaborasi antar pelaku usaha akan dipusatkan.
Kebijakan ini mencerminkan visi Tasming Hamid yang tidak hanya berorientasi pada penjualan produk semata, tetapi juga pada pembangunan ekosistem usaha yang mampu mencetak UMKM naik kelas.
Dengan pola pembinaan yang lebih terstruktur, para pelaku usaha diharapkan memiliki kemampuan yang lebih kuat dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Pemerintah Kota Parepare juga patut diapresiasi karena terus berupaya menghadirkan ruang-ruang produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkembang.
Pemanfaatan Balai Ainun Habibie sebagai pusat aktivitas UMKM dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi lahirnya ide-ide kreatif, inovasi produk, serta jejaring bisnis yang lebih luas.
Banyak kalangan melihat langkah ini sebagai bagian dari transformasi besar yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Parepare.
Jika selama ini pembinaan UMKM lebih banyak dilakukan secara terpisah, maka ke depan seluruh proses pengembangan usaha diharapkan dapat berjalan dalam satu ekosistem yang saling terhubung, mulai dari pelatihan, pendampingan, promosi, hingga penguatan kapasitas usaha.Di bawah kepemimpinan Tasming Hamid, arah pembangunan ekonomi Parepare semakin jelas: membangun masyarakat yang produktif, memperkuat pelaku usaha lokal, dan menciptakan fondasi ekonomi daerah yang tangguh.
Visi tersebut menjadi modal penting untuk menjadikan Parepare sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan di kawasan Ajatappareng.
Dengan hadirnya Balai Ainun Habibie sebagai pusat inkubator dan pembinaan UMKM, Parepare tidak hanya sedang menata ruang usaha, tetapi sedang menyiapkan masa depan ekonomi rakyat yang lebih kuat, lebih modern, dan lebih berdaya saing. Sebuah langkah besar menuju Parepare yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.(Tmr-Ifan)
