
Media kara news. – Media asal Belanda, De Volkskrant, menerbitkan laporan analisis bertajuk “Apakah Indonesia menuju kebangkrutan?” pada 29 Juli 2026.
Laporan ini kemudian disusul oleh harian asal Australia, The Australian, dengan artikel berjudul “How Prabowonomics’ Spell Was Broken” pada 31 Juli.
Kedua media tersebut menyoroti beberapa poin penting: * Isu pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. * Pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh titik terendah. * Alokasi belanja jumbo untuk sejumlah program prioritas pemerintah
Catatan:Kedua media tersebut tidak memvonis Indonesia bangkrut secara pastiMenanggapi sorotan tersebut, Prabowo membantah analisis itu dengan berpegang pada klaim pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6 persen, serta menyebut para pengkritik sebagai “londo ireng”—istilah yang turut dikutip oleh kedua media asing tersebut.(Tmr-Darwin Sire)
