
Media Kara news. SIDRAP. 29 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin telah melaksanakan program kerja individu mengenai Deteksi Dini dan edukasi Oral Bad Habit di di SD Negeri 15 Pangkajene pada 29 Juli 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan mengenai dampak oral bad habit terhadap siswa SD dan juga disertai dengan pemeriksaan gigi serta pemberian Topikal Aplikasi Fluoride dengan sasaran siswa kelas I di SD Negeri 15 Pangkajene.
Program ini berkolaborasi dengan penjaringan dari puskesmas pangkajene yang melakukan pendataan terkait kesehatan gigi, mata dan telinga di sekolah sekolah yang ada di kecamatan Maritengngae.
Program kerja individu ini bertujuan sebagai upaya deteksi awal terhadap kesehatan gigi dan mulut melalui pencegahan karies dan edukasi pencegahan kebiasaan buruk siswa yang dapat menyebabkan gangguan bicara dan postur wajah.
Kegiatan ini diawali dengan melakukan pemeriksaan gigi yang hilang dan berlubang, pemberian TAF, dan pemberian edukasi pencegahan kebiasaan buruk siswa secara individual.
mahasiswa, selaku penanggung jawab program kerja, menekankan bahwa pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi perlu dimulai sejak usia sekolah.
“Upaya ini dilakukan sebagai deteksi dini pola habit siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka, karena melihat masih banyak anak anak yang memiliki kasus gigi berlubang dan temuan kebiasaan mengisap jempol, menggigit kuku/pulpen, dan kebiasaan bernapas lewat mulut pada siswa selama kami melakukan observasi di minggu pertama.
” Temuan tersebut umumnya dilihat sebagai hal yang wajar oleh masyarakat, namun jika dilakukan terus menerus hingga menjadi suatu kebiasaan justru akan mengganggu fungsi berbicara, makan dan postur wajah.
Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa menunjukkan antusiasme mengikuti pemeriksaan, menjawab pertanyaan.
Dukungan dari pihak sekolah dan juga puskesmas turut berperan dalam kelancaran pelaksanaan program sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Melalui program “Deteksi Dini dan Pencegahan Oral Bad Habit”, mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Diharapkan kebiasaan yang telah diperkenalkan selama kegiatan dapat terus diterapkan pencegahan nya di rumah maupun di sekolah sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan percaya diri.(Tmr-Un)
